Minggu, 18 April 2021

Standard Operating Procedure



SOP


Standar Operasional Prosedur (SOP) adalah dokumen yang berkaitan dengan prosedur yang dilakukan secara kronologis untuk menyelesaikan suatu pekerjaan yang bertujuan untuk memperoleh hasil kerja yang paling efektif dari para pekerja dengan biaya yang serendah-rendahnya. SOP biasanya terdiri dari manfaat, kapan dibuat atau direvisi, metode penulisan prosedur, serta dilengkapi oleh bagan flowchart di bagian akhir


PEDOMAN IMPLEMENTASI ITIL

Perpustakaan Infrastruktur Teknologi Informasi atau ITIL adalah pendekatan manajemen layanan TI yang diakui secara global di perusahaan-perusahaan di seluruh dunia. Kerangka kerja ITIL diambil dari praktik terbaik yang diikuti oleh sektor publik dan swasta di seluruh dunia.

ITIL mendapatkan perhatian di seluruh dunia dan berada di tengah berkembangnya prinsip-prinsip manajemen layanan TI. Meskipun DevOps dan metodologi lainnya sedang diimplementasikan dalam layanan TI belakangan ini, tetapi tidak ada yang mendekati ITIL dengan pedoman komprehensif dan praktik terbaiknya.

Memiliki pengetahuan tentang ITIL adalah hal yang baik, tetapi mengetahui bagaimana menerapkan kerangka kerja ITIL untuk layanan TI Anda yang selaras dengan strategi bisnis organisasi adalah hal lain. Ini mengharuskan semua orang untuk berada pada halaman yang sama, dan mendapatkan dukungan dari manajemen senior menuju implementasi ITIL.

Berikut merupakan pedoman agar implementasi ITIL Anda berhasil. Jika Anda dapat melakukannya dengan cara yang benar, maka Anda akan melihat manfaat dari ITIL untuk layanan TI Anda dan bagaimana Anda bisa mendapatkan lebih banyak dari departemen TI Anda.


PEDOMAN IMPLEMENTASI COBIT

Kerangka kerja COBIT merupakan kumpulan praktek-praktek terbaik (best practices) dan bersifat generik, digunakan sebagai acuan dalam menentukan sasaran kendali (control objectives) dan proses-proses TI  yang diperlukan dalam pengelolaan TI.

Secara umum Kebutuhan bisnis terkait dengan implementasi IT terdiri dari beberapa kebutuhan (kriteria informasi) :

  1. Informasi yang bersifat efektif
  2. Informasi yang bersifat efisien
  3. Informasi yang bersifat rahasia
  4. Informasi yang bersifat Utuh
  5. Informasi yang bersifat tersedia
  6. Informasi yang bersifat sesuai dengan regulasi (compliance)
  7. Informasi yang bersifat Handal

PEDOMAN IMPLEMENTASI ISO/IEC 38500

Terdapat enam prinsip untuk menata dan mengelola TI perusahaan dengan baik yang dapat diterapkan pada seluruh organisasi, diantaranya:

  1. Tanggung jawab

Setiap individu atau kelompok pada organisasi harus memahami dan menerima tanggung jawab mengenai penerimaan dan permintaan TI.

  1. Strategi

Strategi bisnis organisasi perlu memperhitungkan kapabilitas TI di masa kini dan masa mendatang. Diperlukan perencanaan strategis agar TI mampu memenuhi kebutuhan strategi bisnis organisasi untuk saat ini dan terus berkelanjutan.

  1. Akuisisi (Perolehan)

Kepemilikan TI pada sebuah organisasi harus berdasarkan analisis yang tepat dan berkelanjutan dengan mempertimbangkan pengambilan keputusan pimpinan secara bersih dan transparan. Selain itu perlu adanya keseimbangan antara manfaat, peluang, biaya dan resiko bisnis, baik itu pada jangka pendek maupun pada jangka panjang.

  1. Performa (Penyelenggaraan)

TI harus memiliki tujuan untuk mendukung organisasi, menyediakan layanan yang berkualitas dan mampu memenuhi kebutuhan bisnis di masa kini dan masa mendatang.

  1. Kesesuaian

TI harus mematuhi peraturan perundang-undangan dan regulasi yang berlaku. Kebijakan dan kebiasaan harus diterangkan, diimplementasikan dan diselenggarakan secara jelas.

  1. Perilaku manusia

Melalui penerapan kebijakan TI, kebiasaan dan keputusan dapat membuktikan bahwa perilaku manusia sangatlah dihargai, termasuk kebutuhan di masa kini dan perkembangannya dari semua orang yang berproses di dalam organisasi.


PEDOMAN IMPLEMENTASI ISO/IEC 27001


ISO 27001 adalah suatu bentuk kerangka kerja standar internasional yang berisi tentang standar-standar dalam area keamanan informasi. ISO 27001 menyediakan kerangka kerja dalam lingkup penggunaan teknologi dan pengelolaan aset yang membantu organisasi memastikan bahwa keamanan informasi sudah efektif. Hal ini termasuk kemampuan akses data secara berkelanjutan kerahasiaan, dan integritas atas informasi yang dimilikinya.


PEDOMAN IMPLEMENTASI CMII


Framework CMMI merupakan singkatan dari Capability Maturity Model Integration, merupakan model yang sudah terkenal secara global sebagai model referensi yang dikembangkan melalui best practices yang memberikan petunjuk untuk meningkatkan proses yang dapat memenuhi target bisnis dari suatu organisasi. Model ini dikembangkan oleh pakar di industri, pemerintahan, dan Software Engineering Institute (SEI).

CMMI meningkatkan proses suatu organisiasi dengan menunjukkan keuntungan terukur dari tujuan bisnis dan visinya. Suatu organisasi dapat mengorganisasikan dan memprioritaskan metodologi, SDM, dan aktivitas bisnisnya melalui kerangka kerja yang diberikan oleh CMMI. Kerangka kerja ini mendukung koordinasi antar aktivitas yang multidisiplin dan pemikiran yang sistematis


PEDOMAN IMPLEMENTASI BALANCE SCORECARD

Balanced Scorecard memberikan suatu kerangka kerja bagi pihak manajemen untuk menerjemahkan misi dan strategi organisasi kedalam tujuantujuan dan ukuran-ukuran yang dapat dilihat dari empat perspektif (Kaplan dan Norton,1996). Keempat perspektif itu dimaksudkan untuk menjelaskan penampilan suatu organisasi dari empat titik pandang berikut ini (Kaplan dan Norton,1992). 

1. Perspektif Keuangan, untuk menjawab pertanyaan : untuk mencapai sukses secara finansial, kinerja keuangan organisasi yang bagaimanakah yang patut ditunjukkan kepada pemilik organisasi? 

 2. Perspektif Pelanggan, untuk menjawab pertanyaan : bagaimana penampilan organisasi di mata pelanggan? 

3. Perspektif Proses Bisnis Internal, untuk menjawab pertanyaan : untuk memuaskan para pemilik organisasi dan para pelanggan, proses bisnis mana yang harus diunggulkan? 

 4. Perspektif Pembelajaran dan Pertumbuhan, untuk menjawab pertanyaan : bagaimana organisasi mempertahankan kemampuan sehingga organisasi terus berubah dan menjadi lebih baik? 

Pada dasarnya, pengembangan Balanced Scorecard baik pada sektor swasta maupun publik dimaksudkan untuk memberikan kepuasan bagi para pelanggan. Perbedaannya dapat dilihat dari tujuan maupun pihak-pihak yang berkepentingan. Penerapan Balanced Scorecard pada sektor bisnis dimaksudkan untuk meningkatkan persaingan (competitiveness), sedangkan untuk sektor publik lebih menekankan pada nilai misi dan pencapaian (mission, value, effectiveness). 



 

Selasa, 03 November 2020

Inovasi Sistem/Teknologi Informasi : Bidang Kesehatan




Memasuki usia 72 tahun, ternyata Indonesia memiliki beberapa inovasi dalam dunia kesehatan yang sangat bermanfaat bagi masyarakat, bahkan untuk dunia. Hebatnya lagi, inovasi-inovasi tersebut diciptakan oleh anak bangsa sendiri! Tidak heran jika Indonesia menempati peringkat ke-46 sebagai negara dengan kemajuan teknologi paling pesat sejak tahun 2012.

Hal tersebut menjadi bukti bahwa masyarakat Indonesia memang memiliki semangat untuk terus maju dan meningkatkan kesejahteraan. 

Akan tetapi riset dan teknologi terus berkembang. Sehingga, pelayanan kedokteran juga suatu saat akan menerima berbagai kemajuan teknologi digital untuk mendukung dokter agar:

  1. dapat memanfaatkan berbagai teknologi untuk mendukung proses diagnostik dan pengambilan keputusan klinis, termasuk dalam proses pencegahan, terapi sampai dengan rehabilitasi pasien
  2. berinteraksi lebih efektif dengan pasien serta mendorong pasien terlibat dlm komunikasi terapetik
  3. meningkatkan pengetahuan dan keterampilan klinis berkelanjutan
  4. lebih memfokuskan kepada aspek esensial terapi daripada pernik2 administratif dan klerikal dalam pengelolaan pasien

Contoh penggunaan sistem komputer untuk menganalisa organ – organ tubuh :


  1. System Computerized Axial Tomography (CAT) berguna untuk menggambar  truktur otak dan mengambil gambar seluruh organ tubuh yang tidak bergerak   dengan menggunakan sinar-X.
  2. System Dynamic Spatial Reconstructor (DSR) berguna untuk melihat gambar dari berbagai sudut organ tubuh secara bergerak.
  3. SPECT (Single Photon Emission Computer Tomography) merupakan sistem komputer yang mempergunakan gas radiokatif untuk mendeteksi partikel-partikel tubuh yang ditampilkan dalam bentuk gambar.
  4. PET (Position Emission Tomography) merupakan sistem komputer yang menampilkan gambar yang mempergunakan isotop radioaktif.
  5. NMR (Nuclear Magnetic Resonance) yaitu teknik mendiagnosa dengan cara memagnetikkan nucleus (pusat atom) dari atom hydrogen.
  6. USG (Ultra Sonography) adalah suatu alat dalam dunia kedokteran yang memanfaatkan gelombang ultrasonik, yaitu gelombang suara yang memiliki frekuensi yang tinggi (250 kHz – 2000 kHz) yang kemudian hasilnya ditampilkan dalam layar monitor berupa gambar dua dimensi atau tiga dimensi.
  7. Helical CT-SCAN adalah alat untuk pemeriksaan organ tubuh secara komputerisasi, dengan potongan tranversal, coronal dan sagital, paling kecil jarak antara potongan 3 mm.
  8. Magnetic Resonance Imaging ( M R I ) adalah alat untuk pemeriksaan organ tubuh secara komputerisasi, dengan potongan tranversal, coronal dan sagita.
sumber : evangelino.weebly.com/ ||  www.prosehat.com || www.guesehat.com


Jumat, 23 Oktober 2020

Selasa, 13 Oktober 2020

Selasa, 31 Desember 2019

MENANGGULANGI KEMISKINAN YANG SEMAKIN BERTAMBAH DALAM MASYARAKAT KITA







A.Latar Belakang  Kemiskinan  Di Masyarakat Kita
     Kemiskinan merupakan masalah yang umum di Indonesia. Kemiskinan ini sendiri tentunya disebabkan oleh beberapa faktor. Yang paling besar adalah pengangguran,pengangguran merupakan factor kemiskinan yang paling besar karena dengan pengangguran memungkinkan tidak adanya pemasukan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari_hari. selain itu angka pengangguran di Indonesia cukup tinggi dan juga menjadi penyebab angka kemiskinan yang tinggi pula. Tentu saja, tak hanya pengangguran yang menyebabkan angka kemiskinan menjadi semakin tinggi. Namun, ada juga beberapa faktor lainnya yang perlu Anda perhatikan. Oleh sebab itu, pada pembahasan kali ini akan dibahas mengenai penyebab dan cara mengatasi kemiskinan. di antaranya adalah sebagai berikut:

B.Faktor – Faktor Penyebab Terjadinya Kemiskinan Di Masyarakat Kita
    Dari masalah kemiskinan yang ada, pasti ada pula faktor penyebabnya. Berbagai faktor tersebut ada yang berasal dari dalam manusia itu sendiri. Selain itu, ada yang berasal dari luar manusia itu sendiri. Perlu diketahui, faktor-faktor itulah yang menyebabkan masalah kemiskinan berujung muncul dan tersebar luas dalam lingkungan masyarakat dari cakupan yang awal mulanya kecil hingga akhirnya wilayah cakupan kemiskinan tersebut menjadi luas tak terkendali. Faktor-faktor penyebab terjadi masalah kemiskinan adalah sebagai berikut :



1   Angka Pengangguran Tinggi

Keterbatasan lapangan pekerjaan dapat mengakibatkan angka pengangguran menjadi tinggi. Sehingga semakin banyak pengangguran maka tingkat kemiskinan juga meningkat. Peningkatan tingkat pengangguran juga menimbulkan masalah lain seperti pengemis, tindak kejahatan, dan lain sebagainya.

2    Pertumbuhan Penduduk

Angka kelahiran yang semakin tinggi menjadi salah satu faktor penyebab kemiskinan karena dapat meningkatkan laju pertumbuhan penduduk menjadi besar. Apabila pertumbuhan penduduk ini tidak sebanding dengan pertumbuhan ekonomi, maka hal tersebut mengakibatkan angka kemiskinan yang semakin meningkat.

3.   Bencana Alam

Faktor penyebab kemiskinan yang tidak dapat dicegah adalah bencana alam. Bencana alam seperti tanah longsor, tsunami, banjir, dan lain sebaginya dapat menimbulkan kerusakan infrastruktur dan psikologis. Peristiwa bencana alam besar dapat membuat masyarakat mengalami kemiskinan karena kehilangan harta bendanya.

4    Faktor Malas bekerja

Sudah bukan menjadi rahasia umum lagi bahwa penyakit malas bekerja yang menjangkiti seseorang dapat menghambat dirinya untuk maju dan hidup dibawah garis kemiskinan. Hal ini karena banyak yang beranggapan bahwa nasib dan takdir untuk hidup dalam kemiskinan adalah jalan hidup sehingga membuat mereka untuk acuh tak acuh dan tidak semangat untuk bekerja.

5    Beban Keluarga

Banyaknya anggota keluarga yang tidak diimbangi dengan adanya peningkatan pendapatan yang didapatkan dapat menimbulkan kemiskinan, hal ini menjadi salah satu faktor penyebab kemiskinan karena dengan banyaknya anggota keluarga maka semakin meningkat pula tuntutan serta beban hidup yang harus dipenuhi.

   Tingkat Pendidikan yang Rendah

Salah satu faktor penyebab kemiskinan adalah tingkat pendidikan rendah yang cenderung tidak mempunyai pengetahuan, keterampilan, dan wawasan yang memadai. Sehingga pada akhirnya mereka yang memiliki tingkat pendidikan rendah tidak mampu untuk bersaing dengan masyarakat berpendidikan tinggi di dunia kerja. Hal ini yang kemudian membuat angka kemiskinan dan pengangguran semakin bertambah.

7     Distribusi yang Tidak Merata

Faktor penyebab kemiskinan yang terakhir adalah distribusi yang tidak merata. Ketidaksamaan pola kepemilikian sumber daya yang dimiliki dapat menimbulkan ketimpangan distribusi pendapatan. Biasanya masyarakat yang hanya mempunyai sumber daya terbatas dan memiliki kualitas yang rendah berada di bawah garis kemiskinan.


C. Upaya Penanggulangan Kemiskinan yang Terjadi di Masyarakat KIta
Sedangkan untuk mengatasi permasalahan kemiskinan ini, peran pemerintah serta individu itu sendiri juga sangat diperlukan dalam mengurangi tingkat kemiskinan di suatu wilayah. Berikut cara-cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah kemiskinan :

1.      Meningkatkan sumber daya ekonomi yang dimiliki penduduk miskin. misalnya dengan mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian yang sempit dengan intensifikasi pertanian, memberikan bekal keterampilan untuk mengolah barang-barang bekas disektiarnya, misalnya kaleng bekas, besi bekas, plastik bekas, membimbing penduduk untuk jeli memerhatikan dan memanfaatkan peluang usaha disekitarnya. Contohnya penduduk yang tinggal didaerah rawa dimanfaatkan eceng gondok untuk bahan kerajinan, penduduk didaerah gunung memanfaatkan bunga pinus sebagai kerajinan, dan lain-lain.
2.      Memberikan program penyuluhan dan pembekalan keterampilan. Pemerintah hendaknya intensif terjun ke masyarakat untuk memberikan pengajaran dan pelatihan keterampilan bagi penduduk miskin agar dapat menghasilkan sesuatu guna menunjang pendapatannya. Pemerintah mencarikan bapak asuh terutama para pengusaha-pengusaha untuk menggandeng masyarakat dalam mengembangkan usaha.
3.      Menyediakan pasar-pasar bagi penjualan produksi penduduk. Pasar merupakan fasilitas penting dalam menunjang pendapatan penduduk. Selain sebagai tempat memasarkan hasil produksi masyarakat, keberadaan pasar juga bisa memotivasi masyarakat untuk lebih produktif lagi. karena masyarakat itdak perlu khawatir lagi akan mengalami kesulitan memasarkan hasil produksinya.
4.      Menerapkan sistem ekonomi yang demokratis dengan peran pemerintah sebagai regulator dan eksekutor yang efektif berpihak kepada kaum miskin.
5.      Pemecahan kemiskinan harus menempatkan kaum miskin sebagai subyek yang di berdayakan
6.      Komitmen pemecahan masalah kemiskinan harus secara berkesinambungan dan terintegrsi
7.      Penerapan ekonomi mengacu pada Pasal 33 UU Dasar 1945
8.      Menerapkan pendekatan struktural
9.      Menerapkan pendekatan kultural

Kamis, 05 Desember 2019

Puisi Rasisme



prasangka

aku tidak suka dia atau mereka
karena mereka adalah
putih, hitam, asia, eropa, timur tengah
yahudi, kristen, muslim, ateis
para vegetarian yang berpikiran sempit
dan para pembunuh kejam yang makan daging
lihatlah orang-orang aneh, dan kutu buku, dan goths
kenapa ada yang mau jadi emo atau scene
pecundang macam apa yang suka musik dan buku klasik
lihatlah hal-hal yang memalukan bagi kemanusiaan
yang memiliki tato dan tindikan
lihatlah betapa gemuknya dia, dan seberapa kurus dia
kita atlet dan gadis preppy, kita pikir kita sangat baik
jelas siapa pun yang menonton televisi
atau minum bir adalah gelandangan
dan tidakkah kita membenci remaja
yang selalu mengirim sms di ponsel mereka

orang berprasangka
terhadap semua orang dan segalanya
bagaimana kita melihat, dan apa yang kita lakukan
apakah kita muda atau tua
pria atau wanita, apa yang kita yakini
dan apa yang tidak kita percayai
dan janganlah kita melupakan orang-orang itu
yang berprasangka terhadap orang-orang
yang berprasangka

rasisme

orang kulit hitam
orang kulit putih
orang-orang asia
orang indian
timur tengah
orang italia
yahudi
orang-orang meksiko
rusia
orang china
orang jepang
inggris
perancis

manusia

tidak masalah dari mana kita berasal
ada orang yang akan membenci kita
karena ras dan kebangsaan kita

kita tidak dapat mengendalikan
dimana kita dilahirkan
atau warisan kita lagi
daripada yang bisa kita kendalikan
menjadi manusia

namun, itu tidak masalah
bagi para rasis

mengapa kita menghakimi seseorang
pada hal yang konyol

apakah itu benar-benar membuat perbedaan
apakah kita dilahirkan di sini atau di sana

apakah warna kulit kita
mempengaruhi pikiran, hati, atau jiwa kita

apakah kesalahan nenek moyang kita
menjadi kesalahan kita

mungkin
mungkin ras itu penting
mungkin seseorang yang berkulit putih
secara intrinsik berbeda
dari seseorang yang berkulit hitam
mungkin semua orang asia
berbeda
daripada orang eropa

itu benar
karakteristik tertentu itu
lebih umum di beberapa ras daripada yang lain
stereotip tidak terbentuk tanpa alasan.
meski begitu
bahkan jika stereotip berlaku untuk suatu ras
apakah itu membuat ras baik atau buruk
dan bahkan jika stereotip berlaku untuk suatu ras
bisakah stereotip itu diterapkan
untuk setiap anggota ras

bukankah setiap orang di dunia
berbeda dan unik
bisakah tidak ada pengecualian untuk aturan
haruskah kita benar-benar membenci orang
karena dari mana mereka berasal
dan siapa orang tua mereka


Koruptor itu Tidak Manusiawi, Jangan Berikan Grasi




Sedikit menggegerkan publik bahkan sedang menjadi trending topik di media massa dan media sosial setelah Presiden Jokowi memutuskan untuk memberikan grasi kepada mantan Gubernur Riau, Annas Maamun yang merupakan terpidana korupsi kasus alih fungsi lahan di Provinsi Riau.

Nah, perlu diketahui bahwa Grasi adalah Hak Presiden untuk memberikan pengurangan hukuman kepada seseorang yang sedang menjalani hukuman. Seperti kasus Annas Maamun yang ditangkap bersama seorang pengusaha kelapa sawit Gulat Medali Emas Manurung di kawasan Cibubur dengan barang bukti uang 156.000 dollar Singapura dan Rp 500 juta.

Setelah melalui proses persidangan, Annas Maamun divonis enam tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider dua bulan kurungan penjara. Akan tetapi, pada tahun 2018, ia mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung. Namun, kasasi ditolak dan MA memperberat hukuman Annas menjadi tujuh tahun penjara.

Maamun mendapat grasi dari Presiden berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 23/G Tahun 2019 tentang Pemberian  Grasi, tanggal ditetapkan tanggal 25 Oktober 2019, Jokowi memberikan Grasi yang mengurangi hukuman pidana 7 (tujuh) tahun penjara menjadi 6 (enam) tahun penjara.

Menurut Presiden Jokowi, pemberian grasi tersebut atas pertimbangan Mahkamah Agung dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan. Masih menurut Jokowi, jika dilihat dari kacamata kemanusiaan, Annas Maamun layak mendapatkan grasi

"Kenapa itu diberikan, karena memang dari pertimbangan MA seperti itu. Pertimbangan yang kedua dari menkopolhukam juga seperti itu. Memang dari sisi kemanusiaan memang umurnya juga sudah uzur dan sakit-sakitan terus. Sehingga dari kacamata kemanusiaan itu diberikan," kata Jokowi.

Akan tetapi, keputusan Jokowi menuai pro-kontra dan tanda tanya besar dari publik. Salah satu komentar dari Sekretaris Jenderal Transparency International Indonesia (TII) Dadang Trisasongko bahwa pemberian Grasi kepada koruptor tidak akan memberikan manfaat kepada upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

Peneliti ICW Kurnia Ramadhana mengatakan bahwa, keputusan Jokowi sebagai bukti bahwa ia tidak mendukung upaya pemberantasan korupsi di PT.

Di media sosial pun tidak kalah dalam menanggapi keputusan sang Presiden. Tidak sedikit yang kecewa dengan Jokowi, Jokowi dinilai hanya omong kosong dalam upaya pemberantasan korupsi. Narasi-narasinya bukan hanya membius tapi membodohi publik.

Korupsi berasal dari bahasa Latin "coruptio" dan "corruptus" yang berarti kerusakan atau kebobrokan. Sedangkan dalam bahasa Yunani "corruptio" berarti perbuatan yang tidak baik, buruk, curang, dapat disuap,tidak bermoral, menyimpang dari kesucian, melanggar norma-norma agama, materil, mental, dan umum.

Berdasarkan pemahaman Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 pasalnya yang kedua yang diubah menjadi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, Korupsi merupakan tindakan melawan hukum untuk memperkaya diri sendiri/orang lain (perseorangan atau sebuah korporasi), yang secara langusng maupun tidak langsung merugikan keuangan atau prekonomian negara, yang dari segi materiil perbuatan itu dipandang sebagai perbuatan yang bertentangan dengan nilai-nilai keadilan masyarakat.

Oleh karena itu, secara moral, korupsi tidak dapat diterima dalam sebuah masyarakat yang beradab. Siapapun dia, harus dihukum setimpal dengan perbuatannya. Bahkan, di negara lain koruptor dirajam dan dihukum mati.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebutkan enam dampak sosial dari korupsi. Salah satunya adalah meningkatkan kemiskinan pada sebuah negara. Kemiskinan yang dimaksud adalah kemiskinan absolut, relatif, kultural dan struktural yang tercipta dari morat-maritnya pertumbuhan ekonomi.

Secara tidak langsung, korupsi memberikan dampak yang mengerikan terhadap angka kemiskinan. Korupsi menyebabkan ketidakberdayaan seseorang atau sekelompok masyarakat untuk keluar dari kemiskinan.

Selain itu, korupsi memberikan dampak negatif terhadap budaya. KPK menyebut mayoritas masyarakat Indonesia cenderung masih permisif dengan korupsi. Bahkan tidak memberikan sanksi sosial atau hukum yang memberatkan para koruptor.

Contoh nyatanya adalah Setia Novanto yang sudah beberapa kali berpelesiran padahal ia dihukum 15 tahun penjara akibat korupsi dana e-KTP. Saat ini, Jokowi pun menguatkan pendapat KPK dengan memberikan keringanan kepada Annas Maamun.

Apakah kita menganggap korupsi sebagai kejahatan tidak berbahaya? Apakah kita menganggap korupsi bukan kejahatan terhadap kemanusiaan? Mereka yang tak berdaya membayar pajak dengan rutin tetapi mereka masih hidup dalam belenggu kemiskinan.

Ingat! Korupsi adalah tindakan kejahatan terhadap kemanusiaan. Sekali kita menghabiskan jutaan, miliaran dan triliunan rupiah untuk diri sendiri, kita mengurung banyak orang untuk tidak mendapatkan makanan, tempat tinggal, pakaian dan pendidikan yang layak. Itu jahat.

Koruptor itu tidak pernah mempedulikan sisi kemanusiaan orang-orang miskin di Indonesia. Ia, jika ia memikirkannya, pasti ia tidak terlibat dalam korupsi. Ia lebih mementingkan kepentingan dirinya dari pada masyarakat. Ia lebih memilih tinggal dengan fasilitas lengkap, makan minum serba kelebihan daripada memperhatikan mereka yang tinggal di kolong jembatan, makan seadanya bahkan kadang tidak makan dalam sehari.

Lalu, kita memberikan keringanan kepadanya berdasarkan pertimbangan sisi kemanusiaan? Koruptor layak diperlakukan tidak manusiawi karena kejahatannya benar-benar tidak manusiawi.

sumber:https://www.kompasiana.com/neno1069/5dde5e26df66a758d173c1b2/koruptor-itu-tidak-manusiawi-jangan-berikan-grasi?page=3