Jumat, 23 Oktober 2020
Selasa, 13 Oktober 2020
Selasa, 31 Desember 2019
MENANGGULANGI KEMISKINAN YANG SEMAKIN BERTAMBAH DALAM MASYARAKAT KITA
A.Latar Belakang Kemiskinan
Di Masyarakat Kita
Kemiskinan merupakan masalah yang umum di Indonesia. Kemiskinan ini
sendiri tentunya disebabkan oleh beberapa faktor. Yang paling besar adalah
pengangguran,pengangguran merupakan factor kemiskinan yang paling besar karena
dengan pengangguran memungkinkan tidak adanya pemasukan yang cukup untuk
memenuhi kebutuhan sehari_hari. selain itu angka pengangguran di Indonesia
cukup tinggi dan juga menjadi penyebab angka kemiskinan yang tinggi pula. Tentu
saja, tak hanya pengangguran yang menyebabkan angka kemiskinan menjadi semakin
tinggi. Namun, ada juga beberapa faktor lainnya yang perlu Anda perhatikan.
Oleh sebab itu, pada pembahasan kali ini akan dibahas mengenai penyebab dan
cara mengatasi kemiskinan. di antaranya adalah sebagai berikut:
B.Faktor – Faktor Penyebab Terjadinya
Kemiskinan Di Masyarakat Kita
Dari
masalah kemiskinan yang ada, pasti ada pula faktor penyebabnya. Berbagai faktor
tersebut ada yang berasal dari dalam manusia itu sendiri. Selain itu, ada yang
berasal dari luar manusia itu sendiri. Perlu diketahui, faktor-faktor itulah
yang menyebabkan masalah kemiskinan berujung muncul dan tersebar luas dalam
lingkungan masyarakat dari cakupan yang awal mulanya kecil hingga akhirnya
wilayah cakupan kemiskinan tersebut menjadi luas tak terkendali. Faktor-faktor
penyebab terjadi masalah kemiskinan adalah sebagai berikut :
1 Angka Pengangguran Tinggi
Keterbatasan lapangan pekerjaan dapat
mengakibatkan angka pengangguran menjadi tinggi. Sehingga semakin banyak
pengangguran maka tingkat kemiskinan juga meningkat. Peningkatan tingkat
pengangguran juga menimbulkan masalah lain seperti pengemis, tindak kejahatan,
dan lain sebagainya.
2 Pertumbuhan Penduduk
Angka kelahiran yang semakin tinggi menjadi
salah satu faktor penyebab kemiskinan karena dapat meningkatkan laju
pertumbuhan penduduk menjadi besar. Apabila pertumbuhan penduduk ini tidak
sebanding dengan pertumbuhan ekonomi, maka hal tersebut mengakibatkan angka
kemiskinan yang semakin meningkat.
3. Bencana Alam
Faktor penyebab kemiskinan yang tidak dapat
dicegah adalah bencana alam. Bencana alam seperti tanah longsor, tsunami,
banjir, dan lain sebaginya dapat menimbulkan kerusakan infrastruktur dan
psikologis. Peristiwa bencana alam besar dapat membuat masyarakat mengalami
kemiskinan karena kehilangan harta bendanya.
4 Faktor Malas bekerja
Sudah bukan menjadi rahasia umum lagi bahwa
penyakit malas bekerja yang menjangkiti seseorang dapat menghambat dirinya
untuk maju dan hidup dibawah garis kemiskinan. Hal ini karena banyak yang
beranggapan bahwa nasib dan takdir untuk hidup dalam kemiskinan adalah jalan
hidup sehingga membuat mereka untuk acuh tak acuh dan tidak semangat untuk
bekerja.
5 Beban Keluarga
Banyaknya anggota keluarga yang tidak
diimbangi dengan adanya peningkatan pendapatan yang didapatkan dapat
menimbulkan kemiskinan, hal ini menjadi salah satu faktor penyebab kemiskinan
karena dengan banyaknya anggota keluarga maka semakin meningkat pula tuntutan
serta beban hidup yang harus dipenuhi.
6 Tingkat Pendidikan yang Rendah
Salah satu faktor penyebab kemiskinan adalah
tingkat pendidikan rendah yang cenderung tidak mempunyai pengetahuan,
keterampilan, dan wawasan yang memadai. Sehingga pada akhirnya mereka yang
memiliki tingkat pendidikan rendah tidak mampu untuk bersaing dengan masyarakat
berpendidikan tinggi di dunia kerja. Hal ini yang kemudian membuat angka
kemiskinan dan pengangguran semakin bertambah.
7 Distribusi yang Tidak Merata
Faktor penyebab kemiskinan yang terakhir
adalah distribusi yang tidak merata. Ketidaksamaan pola kepemilikian sumber
daya yang dimiliki dapat menimbulkan ketimpangan distribusi pendapatan.
Biasanya masyarakat yang hanya mempunyai sumber daya terbatas dan memiliki
kualitas yang rendah berada di bawah garis kemiskinan.
C. Upaya Penanggulangan Kemiskinan yang Terjadi
di Masyarakat KIta
Sedangkan untuk mengatasi permasalahan kemiskinan ini, peran pemerintah
serta individu itu sendiri juga sangat diperlukan dalam mengurangi tingkat
kemiskinan di suatu wilayah. Berikut cara-cara yang dapat dilakukan untuk
mengatasi masalah kemiskinan :
1.
Meningkatkan sumber daya ekonomi
yang dimiliki penduduk miskin. misalnya dengan mengoptimalkan pemanfaatan lahan
pertanian yang sempit dengan intensifikasi pertanian, memberikan bekal
keterampilan untuk mengolah barang-barang bekas disektiarnya, misalnya kaleng
bekas, besi bekas, plastik bekas, membimbing penduduk untuk jeli memerhatikan
dan memanfaatkan peluang usaha disekitarnya. Contohnya penduduk yang tinggal
didaerah rawa dimanfaatkan eceng gondok untuk bahan kerajinan, penduduk
didaerah gunung memanfaatkan bunga pinus sebagai kerajinan, dan lain-lain.
2.
Memberikan program penyuluhan dan
pembekalan keterampilan. Pemerintah hendaknya intensif terjun ke masyarakat
untuk memberikan pengajaran dan pelatihan keterampilan bagi penduduk miskin
agar dapat menghasilkan sesuatu guna menunjang pendapatannya. Pemerintah
mencarikan bapak asuh terutama para pengusaha-pengusaha untuk menggandeng
masyarakat dalam mengembangkan usaha.
3.
Menyediakan pasar-pasar bagi
penjualan produksi penduduk. Pasar merupakan fasilitas penting dalam menunjang
pendapatan penduduk. Selain sebagai tempat memasarkan hasil produksi
masyarakat, keberadaan pasar juga bisa memotivasi masyarakat untuk lebih
produktif lagi. karena masyarakat itdak perlu khawatir lagi akan mengalami
kesulitan memasarkan hasil produksinya.
4.
Menerapkan sistem ekonomi yang
demokratis dengan peran pemerintah sebagai regulator dan eksekutor yang efektif
berpihak kepada kaum miskin.
5.
Pemecahan kemiskinan harus
menempatkan kaum miskin sebagai subyek yang di berdayakan
6.
Komitmen pemecahan masalah
kemiskinan harus secara berkesinambungan dan terintegrsi
7.
Penerapan ekonomi mengacu pada
Pasal 33 UU Dasar 1945
8.
Menerapkan pendekatan struktural
9.
Menerapkan pendekatan kultural
Kamis, 05 Desember 2019
Puisi Rasisme
prasangka
aku tidak suka dia atau mereka
karena mereka adalah
putih, hitam, asia, eropa, timur tengah
yahudi, kristen, muslim, ateis
para vegetarian yang berpikiran sempit
dan para pembunuh kejam yang makan daging
lihatlah orang-orang aneh, dan kutu buku,
dan goths
kenapa ada yang mau jadi emo atau scene
pecundang macam apa yang suka musik dan
buku klasik
lihatlah hal-hal yang memalukan bagi
kemanusiaan
yang memiliki tato dan tindikan
lihatlah betapa gemuknya dia, dan seberapa
kurus dia
kita atlet dan gadis preppy, kita pikir
kita sangat baik
jelas siapa pun yang menonton televisi
atau minum bir adalah gelandangan
dan tidakkah kita membenci remaja
yang selalu mengirim sms di ponsel mereka
orang berprasangka
terhadap semua orang dan segalanya
bagaimana kita melihat, dan apa yang kita
lakukan
apakah kita muda atau tua
pria atau wanita, apa yang kita yakini
dan apa yang tidak kita percayai
dan janganlah kita melupakan orang-orang
itu
yang berprasangka terhadap orang-orang
yang berprasangka
rasisme
orang kulit hitam
orang kulit putih
orang-orang asia
orang indian
timur tengah
orang italia
yahudi
orang-orang meksiko
rusia
orang china
orang jepang
inggris
perancis
manusia
tidak masalah dari mana kita berasal
ada orang yang akan membenci kita
karena ras dan kebangsaan kita
kita tidak dapat mengendalikan
dimana kita dilahirkan
atau warisan kita lagi
daripada yang bisa kita kendalikan
menjadi manusia
namun, itu tidak masalah
bagi para rasis
mengapa kita menghakimi seseorang
pada hal yang konyol
apakah itu benar-benar membuat perbedaan
apakah kita dilahirkan di sini atau di
sana
apakah warna kulit kita
mempengaruhi pikiran, hati, atau jiwa kita
apakah kesalahan nenek moyang kita
menjadi kesalahan kita
mungkin
mungkin ras itu penting
mungkin seseorang yang berkulit putih
secara intrinsik berbeda
dari seseorang yang berkulit hitam
mungkin semua orang asia
berbeda
daripada orang eropa
itu benar
karakteristik tertentu itu
lebih umum di beberapa ras daripada yang
lain
stereotip tidak terbentuk tanpa alasan.
meski begitu
bahkan jika stereotip berlaku untuk suatu
ras
apakah itu membuat ras baik atau buruk
dan bahkan jika stereotip berlaku untuk
suatu ras
bisakah stereotip itu diterapkan
untuk setiap anggota ras
bukankah setiap orang di dunia
berbeda dan unik
bisakah tidak ada pengecualian untuk
aturan
haruskah kita benar-benar membenci orang
karena dari mana mereka berasal
dan siapa orang tua mereka
Koruptor itu Tidak Manusiawi, Jangan Berikan Grasi
Sedikit menggegerkan publik bahkan sedang
menjadi trending topik di media massa dan media sosial setelah Presiden Jokowi
memutuskan untuk memberikan grasi kepada mantan Gubernur Riau, Annas Maamun
yang merupakan terpidana korupsi kasus alih fungsi lahan di Provinsi Riau.
Nah, perlu diketahui bahwa Grasi adalah
Hak Presiden untuk memberikan pengurangan hukuman kepada seseorang yang sedang
menjalani hukuman. Seperti kasus Annas Maamun yang ditangkap bersama seorang
pengusaha kelapa sawit Gulat Medali Emas Manurung di kawasan Cibubur dengan
barang bukti uang 156.000 dollar Singapura dan Rp 500 juta.
Setelah melalui proses persidangan, Annas
Maamun divonis enam tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider dua bulan
kurungan penjara. Akan tetapi, pada tahun 2018, ia mengajukan kasasi ke
Mahkamah Agung. Namun, kasasi ditolak dan MA memperberat hukuman Annas menjadi
tujuh tahun penjara.
Maamun mendapat grasi dari Presiden
berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 23/G Tahun 2019 tentang Pemberian Grasi, tanggal ditetapkan tanggal 25 Oktober
2019, Jokowi memberikan Grasi yang mengurangi hukuman pidana 7 (tujuh) tahun
penjara menjadi 6 (enam) tahun penjara.
Menurut Presiden Jokowi, pemberian grasi
tersebut atas pertimbangan Mahkamah Agung dan Menteri Koordinator Bidang
Politik, Hukum dan Keamanan. Masih menurut Jokowi, jika dilihat dari kacamata
kemanusiaan, Annas Maamun layak mendapatkan grasi
"Kenapa itu diberikan, karena memang
dari pertimbangan MA seperti itu. Pertimbangan yang kedua dari menkopolhukam
juga seperti itu. Memang dari sisi kemanusiaan memang umurnya juga sudah uzur
dan sakit-sakitan terus. Sehingga dari kacamata kemanusiaan itu
diberikan," kata Jokowi.
Akan tetapi, keputusan Jokowi menuai
pro-kontra dan tanda tanya besar dari publik. Salah satu komentar dari
Sekretaris Jenderal Transparency International Indonesia (TII) Dadang
Trisasongko bahwa pemberian Grasi kepada koruptor tidak akan memberikan manfaat
kepada upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.
Peneliti ICW Kurnia Ramadhana mengatakan
bahwa, keputusan Jokowi sebagai bukti bahwa ia tidak mendukung upaya
pemberantasan korupsi di PT.
Di media sosial pun tidak kalah dalam
menanggapi keputusan sang Presiden. Tidak sedikit yang kecewa dengan Jokowi,
Jokowi dinilai hanya omong kosong dalam upaya pemberantasan korupsi.
Narasi-narasinya bukan hanya membius tapi membodohi publik.
Korupsi berasal dari bahasa Latin
"coruptio" dan "corruptus" yang berarti kerusakan atau
kebobrokan. Sedangkan dalam bahasa Yunani "corruptio" berarti
perbuatan yang tidak baik, buruk, curang, dapat disuap,tidak bermoral,
menyimpang dari kesucian, melanggar norma-norma agama, materil, mental, dan
umum.
Berdasarkan pemahaman Undang-Undang Nomor
31 Tahun 1999 pasalnya yang kedua yang diubah menjadi Undang-Undang Nomor 20
Tahun 2001, Korupsi merupakan tindakan melawan hukum untuk memperkaya diri
sendiri/orang lain (perseorangan atau sebuah korporasi), yang secara langusng
maupun tidak langsung merugikan keuangan atau prekonomian negara, yang dari
segi materiil perbuatan itu dipandang sebagai perbuatan yang bertentangan
dengan nilai-nilai keadilan masyarakat.
Oleh karena itu, secara moral, korupsi
tidak dapat diterima dalam sebuah masyarakat yang beradab. Siapapun dia, harus
dihukum setimpal dengan perbuatannya. Bahkan, di negara lain koruptor dirajam
dan dihukum mati.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
menyebutkan enam dampak sosial dari korupsi. Salah satunya adalah meningkatkan
kemiskinan pada sebuah negara. Kemiskinan yang dimaksud adalah kemiskinan
absolut, relatif, kultural dan struktural yang tercipta dari morat-maritnya
pertumbuhan ekonomi.
Secara tidak langsung, korupsi memberikan
dampak yang mengerikan terhadap angka kemiskinan. Korupsi menyebabkan
ketidakberdayaan seseorang atau sekelompok masyarakat untuk keluar dari
kemiskinan.
Selain itu, korupsi memberikan dampak
negatif terhadap budaya. KPK menyebut mayoritas masyarakat Indonesia cenderung
masih permisif dengan korupsi. Bahkan tidak memberikan sanksi sosial atau hukum
yang memberatkan para koruptor.
Contoh nyatanya adalah Setia Novanto yang
sudah beberapa kali berpelesiran padahal ia dihukum 15 tahun penjara akibat
korupsi dana e-KTP. Saat ini, Jokowi pun menguatkan pendapat KPK dengan
memberikan keringanan kepada Annas Maamun.
Apakah kita menganggap korupsi sebagai
kejahatan tidak berbahaya? Apakah kita menganggap korupsi bukan kejahatan
terhadap kemanusiaan? Mereka yang tak berdaya membayar pajak dengan rutin
tetapi mereka masih hidup dalam belenggu kemiskinan.
Ingat! Korupsi adalah tindakan kejahatan
terhadap kemanusiaan. Sekali kita menghabiskan jutaan, miliaran dan triliunan
rupiah untuk diri sendiri, kita mengurung banyak orang untuk tidak mendapatkan
makanan, tempat tinggal, pakaian dan pendidikan yang layak. Itu jahat.
Koruptor itu tidak pernah mempedulikan
sisi kemanusiaan orang-orang miskin di Indonesia. Ia, jika ia memikirkannya,
pasti ia tidak terlibat dalam korupsi. Ia lebih mementingkan kepentingan
dirinya dari pada masyarakat. Ia lebih memilih tinggal dengan fasilitas
lengkap, makan minum serba kelebihan daripada memperhatikan mereka yang tinggal
di kolong jembatan, makan seadanya bahkan kadang tidak makan dalam sehari.
Lalu, kita memberikan keringanan kepadanya
berdasarkan pertimbangan sisi kemanusiaan? Koruptor layak diperlakukan tidak
manusiawi karena kejahatannya benar-benar tidak manusiawi.
sumber:https://www.kompasiana.com/neno1069/5dde5e26df66a758d173c1b2/koruptor-itu-tidak-manusiawi-jangan-berikan-grasi?page=3
sumber:https://www.kompasiana.com/neno1069/5dde5e26df66a758d173c1b2/koruptor-itu-tidak-manusiawi-jangan-berikan-grasi?page=3
Rabu, 04 Desember 2019
Nasib Guru dan Tenaga Medis : Kerusuhan Wamena
Mendengar kata Wamena jelas itu kita
asosiasikan dengan tanah Papua Indonesia. Wamena dengan festival budaya tahunan
Lembah Baliem lebih populer lagi baik di dalam mau pun di luar negeri.
Festival tahunan ini diikuti oleh berbagai
suku di pedalaman Lembah Baliem. Salah satu snap shot acara tahunan yang
diselenggarakan setiap bulan Agustus ini seperti tersaji dibawah ini.Lembah
Baliem juga kota kelahiran tokoh OPM Benny Wenda yang saat ini bermukim di
Oxford, Inggris. Benny berasal dari suku Lany dan penggunaan koteka umumnya
oleh suku Dany Baliem. Benny saat ini adalah Ketua the United Liberation
Movement for West Papua (ULMWP), yang bermarkas di Oxford Inggris.
instalasi penting pemerintah dibakar.
Semua warga sudah mengungsi ke kantor polisi dan Kodim.Menurut beberapa media
kerusuhan ini bersumber dari perkataan seorang guru yang bernada rasis. Tidak
begitu jelas apakah murid di kelas itu menceritakan kejadian ini di rumah atau
di jalan. Tidak begitu jelas juga apakah murid ini merasa tertekan dan menceritakannya
secara emosional, atau, sebetulnya hanya gurauan saja. Atau, itu hoax Sosmed
semata. Tidak ada kejadian seperti itu sama sekalui tetapi ada yang membuat
provokasi itu dan masyarakat di sana rentan tersulut hoax dan provokasi.
Ini kelihatannya sejalan dengan DetikNews
yang melaporkan keterangan Polri bahwa kerusuhan di Wamena hari ini dipicu hoax
bernada rasis. Masih menurut Polri, hoax bernada rasis itu disebar oleh
akun-akun media sosial (medsos) dan kini ditelusuri polisi.Terlepas dari bagaimana
kejadian yang sebenarnya, masa pelajar dalam jumlah yang besar turun ke jalan.
Yang di gruduk tetapi bukan guru dan/atau sekolah tetapi instalasi penting yang
mencakup pusat bisnis Wamena, gedung pemerintah, dan PLN.
Dalam perspektif yang lebih luas, patut
kita pahami bahwa kondisi di Papua Indonesia sangat sensitif saat ini. Hal-hal
sepele menurut ukuran kita bisa memprovokasi massa dan menimbulkan gelombang
unjuk rasa anarkis.
Terpikir seandainya saya bekerja di Wamena
saat ini. Cemas dan galau jelas berkecamuk setiap saat. Pasti terpikirkan bahwa
hidup di luar Wamena atau Papua secara umum rasanya lebih nyaman walaupun
dengan gaji yang jauh lebih rendah. Mau minggat dari Wamena tapi satu-satu
nya jalan adalah dengan pesawat udara
dan malangnya Bandara Wamena tidak beroperasi sejak pagi tadi.
Penulis jelas tidak sendirian seandainya
terjebak dalam kondisi mencekam seperti saat itu. Bayangan kecemasan dan
ketakutan dapat diperkirakan menteror banyak orang, lebih-lebih para pendatang
termasuk para guru, tenaga medis, dan seluruh jajaran pemerintah secara
menyeluruh.
Mitigasi kecemasan dan ketakutan warga
pendatang di Wamena dan Papua Indonesia secara menyeluruh mendesak dilakukan
oleh pemerintah, seandainya belum dilakukan. Pemerintah menurut hemat penulis
perlu memberikan perhatian khusus termasuk memberikan tunjangan kecemasan,
misalnya, bagi para guru, tenaga medis, dan seluruh jajaran pemerintah di sana
secara umum. Perlu juga diberikan perhatian khusus jika ada yang menjadi korban
kerusuhan-kerusuhan itu.
Sebagai tambahan, Presiden Jokowi sudah
tiga atau empat kali berkunjung ke Wamena. Gambar dibawah ini adalah ketika
kunjungan dalam bulan Desember, 2014.
Dalam keterangan pers terkini Jokowi
pernah berucap bahwa penerbangan dari Aceh ke Wamena perlu waktu sembilan jam
15 menit. Itu menurutnya, sebanding dengan perjalanan dari London, Eropa Barat
ke Istambul, Turki, Eropa Timur, yang melintasi wilayah enam atau tujuh negara.
Bisa penulis tambahkan bahwa jam terbang
sembilan jam 15 menit itu juga lebih lama dari Jakarta - Sydney atau Jakarta
Tokyo. Lama jam terbang Aceh - Wemana itu hanya 15 menit lebih lama dari waktu
penerbangan Jakarta - Jeddah Saudi Arabia.
Menyusul kerusuhan di Wamena, kerusuhan
lebih parah terjadi Jayapura. Jika sejauh ini belum diketahui, jika ada, korban
jiwa di Wamena, maka Kompas.com melaporkan buntut kerusuhan demi Mahasiswa di
Universitas Cendrawasi telah menelan empat orang tewas, yang salah satunya
adalah anggota Yonip Ryder.
Jumat, 29 November 2019
Sindiran Untuk KORUPTOR!!

Tiada guna bersusah hati
apalagi hingga berputus asa
jika muncul hasrat untuk korupsi
ingatlah selalu norma agama
Jika masalah hidupmu terasa berat
ceritakan kepadaku, agar terasa ringan
Koruptor itu perbuatan jahat
janganlah kawan coba lakukan
Pergi sembahyang di hari jumat
jangan kenakan pakaian kotor
Menjadi pejabat negara itu amanat
jangan coba-coba menjadi koruptor
Pergi ke sekolah tuk menimba ilmu
Ilmu akhirat dan ilmu dunia
Jangan nodai cantik tampan wajahmu
dengan menjadi koruptor musuh agama
Buah delima di dalam bokor
karung goni membungkus nangka
Syarat utama menjadi koruptor
harus berani masuk neraka
Naik motor keliling Jawa
mampir minum kota Bekasi
Syarat koruptor yang nomor dua
bisa tersenyum di televisi
Belajar agama pondok Ciganjur
untuk mendapat kedalaman rasa
Kalau ditanya kepada Gus Dur
koruptor itu pengkhianat bangsa






